DJP Terima 12,33 Juta SPT Tahunan WP OP dan 941.602 SPT Badan
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah menerima sebanyak 13,27 juta SPT Tahunan PPh tahun pajak 2025 hingga 17 Mei 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12,33 juta berasal dari wajib pajak orang pribadi (WP OP), sedangkan 941.602 berasal dari wajib pajak badan. Dengan demikian, kontribusi pelaporan dari WP badan mencapai sekitar 7,09% dari total SPT yang diterima DJP.
Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas DJP Inge Diana Rismawanti menjelaskan bahwa mayoritas pelaporan WP orang pribadi berasal dari karyawan, yaitu sekitar 10,86 juta SPT, sementara 1,47 juta lainnya disampaikan oleh WP OP nonkaryawan. Untuk WP badan, terdapat 909.039 SPT yang menggunakan mata uang rupiah dan 1.518 SPT menggunakan dolar Amerika Serikat (AS). Selain itu, terdapat pula 241 SPT dari wajib pajak sektor migas yang dilaporkan baik dalam rupiah maupun dolar AS.
wajib pajak badan masih memperoleh relaksasi pelaporan SPT Tahunan hingga 31 Mei 2026 berdasarkan KEP-71/PJ/2026. Dalam periode relaksasi tersebut, DJP memberikan penghapusan sanksi administratif atas keterlambatan pelaporan SPT Tahunan maupun keterlambatan pembayaran atau penyetoran PPh Pasal 29. Penghapusan dilakukan dengan tidak menerbitkan Surat Tagihan Pajak (STP), atau apabila STP sudah diterbitkan maka sanksi dapat dihapus secara jabatan oleh kepala kanwil DJP.
pelaporan SPT Tahunan tahun pajak 2025 menggunakan sistem Coretax. Wajib pajak diwajibkan melakukan aktivasi akun Coretax sebelum dapat menyampaikan SPT secara online. Hingga pertengahan Mei 2026, DJP mencatat sebanyak 19,25 juta wajib pajak telah mengaktivasi akun Coretax, terdiri atas 18,04 juta WP orang pribadi, 1,11 juta WP badan, 91.620 instansi pemerintah, dan 232 penyelenggara perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE).
Peningkatan kepatuhan pelaporan SPT sepanjang 2026. Sebagai perbandingan, pada 25 Februari 2026 DJP baru menerima sekitar 4,05 juta SPT, lalu meningkat menjadi 9,07 juta SPT pada 25 Maret 2026, 12,30 juta SPT pada 28 April 2026, hingga akhirnya mencapai 13,27 juta SPT pada 17 Mei 2026.
